Menurunkan Ongkos Produksi Dengan Meningkatkan Qualitas Produk Yang Terjadi Pada Lini Produksi Dengan Metode Six Sigma

MENURUNKAN ONGKOS PRODUKSI DENGAN MENINGKATKAN QUALITAS PRODUK YANG TERJADI PADA LINI PRODUKSI DENGAN METODE SIX SIGMA

Sirjon Perangin Angin

AMIK Mapan Tangerang

sirjonp76@gmail.com

Abstrak

 

PTSEI adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi peralatan listrik khususnya untuk distribusi, dimana pabrik untuk pembuatan perangkat listrik tersebut tersebar di seluruh dunia.Bisnis dari PTSEI mencakup pada energy management, safety and security, power distribution dan ITB.Salah satu pabrik adalah PTSEI – Cibitung plant Bekasi yang memproduksi MCB (Mini Circuit Breaker) dan ACB (Air Circuit Breaker). Dalam penelitian ini masalah yang diangkat adalah mengenai tingginya ongkos kulity (Cost of Quality) yang diakibatkan oleh kerusakan produk pada saat proses pengelasan. Berdasarkan data sepanjang tahun 2012 terjadi cost of Quality sebesar 12.500 Euro, dimana cost tersebut baru diperhitungkan impact dari material. Target penurunan quality cost tersebut adalah 75.000 Euro. Untuk itu perlu diadakan penelitian dengan lebih detail, karena tingginya cost of quality tersebut mengindikasikan adanya masalah dalam produksi MCB tersebut.Karena banyaknya kemungkinan dari penyebab tersebut maka penelitian dilakukan dengan metode Lean Six Sigma.Methode tersebut digunakan untuk mendeteksi beberapa penyebab seperti process capability, material capability, people capability, environment, dll.Konsep yang diginakan dalam method penelitian ini adalah RCA (Root Cause Analysis), 5-Whay, FMEA, DMAIC serta C&E matrix. Dari penelitian ini diharapkan kualitas MCB buatan PTSEI Cibitung semakin terjamin dengan cost of quality yang rendah serta proses yang efisien. Dengan demikian maka benefit dari penelitian dapat dinikmati baik oleh perusahaan maupun customer.

 

Kata kunci: RCA (Root Cause Analysis), FMEA, DMAIC, Lean Six Sigma